Ambon,— Suara Manise.com
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon memperkuat program pembinaan kepribadian dengan menggandeng Lembaga Adab dalam kegiatan pembinaan spiritual bagi anak binaan beragama Kristen dan Muslim. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (7/2) di Gedung Serbaguna LPKA Ambon ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter, moral, dan toleransi sebagai bekal reintegrasi sosial anak binaan.
Pembinaan bagi anak binaan Kristen dipandu oleh Pdt. Bobby Salamena yang menekankan penguatan iman, refleksi diri, serta pembentukan karakter positif. Sementara itu, pembinaan bagi anak binaan Muslim disampaikan oleh Ustad Fahrul Rozy Fakaubun dengan fokus pada penguatan akhlak, kedisiplinan, dan motivasi untuk berubah ke arah yang lebih baik. Kegiatan berlangsung tertib dan diikuti dengan antusias oleh peserta sesuai keyakinan masing-masing.
Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dalam proses pembentukan kepribadian anak binaan.
“Kolaborasi dengan Lembaga Adab ini strategis untuk memperkuat pembinaan karakter. Nilai-nilai keagamaan menjadi fondasi penting agar anak binaan tumbuh lebih baik, berkarakter, dan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ustad Fahrul Rozy Fakaubun menambahkan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran diri sekaligus membangun harapan masa depan bagi anak binaan.
“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah. Dengan iman, akhlak, dan disiplin, mereka mampu menata masa depan yang lebih baik,” katanya.
Salah satu anak binaan berinisial AR mengaku memperoleh motivasi baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya merasa lebih tenang dan termotivasi untuk memperbaiki diri serta tidak mengulangi kesalahan,” ungkapnya.
Melalui sinergi berkelanjutan dengan Lembaga Adab, LPKA Ambon berharap pembinaan spiritual dapat terus membentuk anak binaan menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan.
