Ambon — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon memperkuat pembinaan kepribadian anak binaan melalui edukasi kesehatan mental bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Maluku Husada. Mengusung tema “Save Kesehatanmu, Cerah Masa Depanmu”, kegiatan ini digelar di Gedung Serbaguna LPKA Ambon, Jumat (6/2).
Program edukasi dipimpin Ketua Kegiatan Rahman Bahari Ramdhan, mahasiswa STIKes Maluku Husada, dengan pendampingan dosen Dewi Syitrah Rumadaul dan Djulfikar Mewar. Kehadiran tim akademisi disambut langsung Kepala LPKA Ambon, Kurniawan Wawondos, bersama Kepala Seksi Pembinaan Astrid Handayani.
Materi yang diberikan menitikberatkan pada penguatan kesehatan mental sebagai fondasi perubahan perilaku dan kesiapan anak binaan menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif, mendorong peserta aktif berdiskusi dan mengenali persoalan emosional yang mereka hadapi.
Kepala LPKA Ambon, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa kesehatan mental menjadi aspek krusial dalam proses pembinaan.
“Pembinaan tidak hanya menyasar keterampilan, tetapi juga mental dan karakter. Edukasi seperti ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan kesadaran anak binaan agar siap berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.
Ketua kegiatan, Rahman Bahari Ramdhan, menjelaskan bahwa edukasi ini dirancang untuk membekali anak binaan dengan pemahaman dasar tentang pengelolaan emosi dan ketahanan mental.
“Kami ingin mereka menyadari bahwa kesehatan mental adalah kunci masa depan. Dengan mental yang kuat, mereka lebih siap menghadapi tantangan saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, dosen pendamping Dewi Syitrah Rumadaul menekankan pentingnya peran lingkungan dalam menjaga stabilitas mental remaja.
“Kesehatan mental dipengaruhi dukungan sekitar. Melalui edukasi ini, anak binaan belajar mengenali emosi, mengelola stres, dan membangun harapan positif,” katanya.
Salah satu anak binaan berinisial A mengaku memperoleh perspektif baru dari kegiatan tersebut.
“Saya belajar cara mengontrol emosi dan berpikir lebih positif. Kegiatannya membuka pikiran saya untuk lebih fokus memperbaiki diri,” ungkapnya.
Kolaborasi dengan STIKes Maluku Husada menjadi bagian dari komitmen LPKA Ambon menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek mental, sosial, dan emosional, sebagai bekal penting bagi proses reintegrasi anak binaan ke tengah masyarakat.
