Surabaya, 7 Februari 2026 — Untuk memperkuat kesiapan pengamanan arus

mudik dan balik Idulfitri 2026, Jasa Raharja mengikuti Apel Persiapan Pengamanan

Lebaran 2026 yang diselenggarakan oleh PT Jasa Marga di Traffic Information

Center Wilayah Timur, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi dan koordinasi

stakeholder sekaligus mendukung keselamatan berkendara masyarakat, khususnya

di Jawa Timur.

Di apel tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir

bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum.,

Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, serta Dirlantas Polda Jawa

Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi.

Berbagai persiapan menyambut arus mudik dan balik Idulfitri 2026 telah dilakukan

secara terpadu oleh seluruh stakeholder, baik dari ruas jalan sampai ke sarana dan

prasarana lainnya. Survei lapangan juga dilakukan di ruas tol maupun jalur non-tol

untuk memastikan kondisi jalan, rambu lalu lintas, rest area, dan fasilitas pendukung

lainnya berada dalam kondisi optimal. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga

kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan kesiapan pengamanan selama

periode Idulfitri 2026.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa pengamanan

arus mudik dan balik Idulfitri 2026 menjadi prioritas nasional yang membutuhkan

kolaborasi seluruh pihak. “Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh

stakeholder untuk memastikan Operasi Keselamatan dan Operasi Ketupat 2026

berjalan optimal. Kesiapan infrastruktur, pengamanan, dan manajemen lalu lintas

menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin

menyampaikan bahwa Jasa Raharja siap mendukung penuh seluruh rangkaian

pengamanan Lebaran 2026 melalui sinergi berkelanjutan dengan kepolisian,

pengelola jalan tol, dan instansi terkait.

“Kami berkomitmen agar petugas Jasa Raharja di seluruh kantor wilayah dan

cabang terus aktif berkoordinasi dalam mendukung pengamanan arus mudik dan

balik. Tujuan utamanya adalah meminimalkan risiko kecelakaan serta menekan

fatalitas korban di jalan raya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sebagai BUMN dan menjadi bagian dari Danantara

Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat perannya dalam memberikan

perlindungan kepada masyarakat melalui layanan perlindungan dasar bagi korban

kecelakaan lalu lintas dengan tepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan

publik.

“Kami mengedepankan semangat melayani sepenuh hati dalam setiap pelayanan

sebagai wujud kehadiran negara yang nyata, untuk memberikan rasa aman bagi

masyarakat serta mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas di

Indonesia,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan 15 unit kendaraan Patroli Jalan

Raya (PJR) oleh PT Jasa Marga kepada Ditlantas Polda Jawa Timur sebagai bagian

dari penguatan operasional pengamanan lalu lintas. Setelah itu, rombongan

melakukan peninjauan peninjauan sejumlah ruas tol dan rest area di Jawa Timur

untuk memastikan kondisi jalan, fasilitas pendukung, serta sistem pengamanan

benar-benar siap menghadapi lonjakan arus kendaraan.

Melalui sinergi dari para stakeholder terkait, diharapkan tercipta sistem manajemen

lalu lintas yang semakin terintegrasi. Dukungan sarana operasional yang memadai

akan memperkuat pengawasan, penanganan insiden, serta respons cepat di

lapangan, sehingga keselamatan berkendara dapat terus ditingkatkan. Jasa Raharja

akan terus mengambil peran aktif dalam mewujudkan transportasi yang aman, tertib,

dan berkelanjutan untuk menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *