Negeri Rutong – Dalam acara Hari perduli sampah nasional yang digelar hari ini, disampaikan pesan mendalam bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar aktivitas kerja bakti atau festival lingkungan belaka. Acara yang mengusung tema “Arika kalesang negeri”Sabtu (28/02/2026)
Ressa Maspaitella selaku kepala Pemerintah negeri Rutong menekankan bahwa kondisi lingkungan yang kotor bukan karena kurangnya fasilitas, melainkan kurangnya kesadaran dan kepedulian bersama.
“Sampah adalah cermin hati masyarakat. Jika kita buang sampah sembarangan, jika kita biarkan sungai, pantai, dan kebun tergenang sampah, itu tandanya kita telah melupakan bahwa alam ini bukan milik kita, melainkan titipan dari Tuhan dan leluhur,” ujarnya
Maspaitella juga menegaskan bahwa menjaga kebersihan negeri adalah amanah bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya tugas pemerintah, petugas kebersihan, atau anak sekolah.
adat kita mengajarkan untuk memelihara ciptaan Tuhan. Jika kita mengaku beradab namun merusak lingkungan, adat hanya tinggal simbol. Jika mengaku beriman namun tidak menjaga alam, iman belum menjadi perbuatan,” jelasnya.
Dalam kesempatan ini, disampaikan juga seruan bersama untuk tidak membuang sampah di sungai, pantai, maupun kebun, serta selalu menggunakan tempat sampah yang tersedia. “Cinta negeri dan cinta Kota Ambon akan terasa lebih manis jika kita bisa menjaganya tetap bersih untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya
Acara di hadiri walikota Ambon,beserta jajarannya dan berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan RT/RW, pelajar, serta tokoh agama dan adat dari berbagai komunitas di Ambon.
