Unpatti,- Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) LDK Al Ikhwan Universitas Pattimura menggelar kegiatan Musyawarah Akbar Ke 23 pada Kamis, 12/2 bertempat di Aula Rektorat Unpatti.

Kegiatan Musyawarah Akbar Ke 23 ini bertufjuan untuk memilih kepengurusan yang baru didalam wadah tersebut.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Universitas Pattimura Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya sekaligus membuka dengan resmi kegiatan tersebut mengatakan Musyawarah Akbar bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk melakukan evaluasi program memperkuat sinergi dengan organisasi kemahasiswaan lainnya, baik di tingkat universitas maupun fakultas dan program studi.

Dr. Aida juga menekankan pentingnya membangun budaya dialog dan saling mendengar di kalangan mahasiswa.

Beliau mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi, termasuk melalui aksi demonstrasi, merupakan hak mahasiswa dalam sistem demokrasi, namun harus dilakukan secara santun, tidak anarkis, serta didukung oleh data dan argumentasi yang objektif.

Dr. Aida juga mendorong UKM Al Ikhwan untuk terus berperan aktif dalam penguatan pembinaan mental dan spiritual mahasiswa, sejalan dengan program pembinaan yang dilaksanakan universitas. Organisasi kemahasiswaan diharapkan tidak hanya menjadi wadah aktivitas, tetapi juga ruang pembentukan karakter, integritas, dan tanggung jawab sosial.

Menutup sambutannya, beliau berharap Musyawarah Akbar ke-23 UKM Al Ikhwan dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik demi kemajuan organisasi dan kontribusi yang lebih luas bagi Universitas Pattimura.

Ditempat yang sama Ketua LDK Al Ikhwan Universitas Pattimura, Irajan Tahlim Loilatu, dalam sambutannya mengatakan sebagai salah satu UKM yang cukup dikenal di lingkungan kampus maupun di luar kampus, LDK Al Ikhwan menghadapi tantangan besar untuk terus menjaga eksistensi, konsistensi, serta kualitas gerakan dakwah dan pembinaan mahasiswa.

Irajan menjelaskan bahwa LDK Al Ikhwan telah berkiprah dan berkolaborasi dengan berbagai UKM di Universitas Pattimura selama kurang lebih tiga dekade. Oleh karena itu, Musyawarah Akbar kali ini menjadi momentum penting untuk menghadirkan wajah baru kepemimpinan yang mampu menjawab dinamika dan kebutuhan mahasiswa saat ini.

Ia mengungkapkan bahwa kepengurusan telah mempersiapkan kader-kader terbaik untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepemimpinan ke depan harus mampu memahami karakter mahasiswa, membangun kolaborasi yang inklusif, serta menghadirkan program-program yang relevan dan berdampak.

Irajan berharap Musyawarah Akbar ke-23 dapat menghasilkan kepemimpinan yang lebih baik dari periode sebelumnya serta membawa LDK Al Ikhwan Universitas Pattimura menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif, dan berkontribusi positif bagi sivitas akademika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *