Ambon,– Suara Manise

Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi dan bakat Anak Binaan melalui program pembinaan berbasis seni. Pada Kamis (19/2), LPKA Ambon menggelar pelatihan alat musik tradisional angklung sebagai bentuk dukungan terhadap identitas Ambon yang dikenal sebagai City of Music.

Kegiatan yang berlangsung di aula LPKA ini dipandu oleh peserta magang Batch III Kementerian Ketenagakerjaan, Angel Latuputty. Dalam pelatihan tersebut, Anak Binaan diperkenalkan pada teknik dasar memainkan angklung, menjaga kekompakan ritme, serta membangun kerja sama untuk menghasilkan harmoni yang selaras.

Angel menyampaikan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana pembentukan karakter.

Melalui angklung, mereka belajar disiplin, konsentrasi, dan kerja sama. Saya melihat semangat yang luar biasa dari adik-adik hari ini. Musik bisa menjadi media positif untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan harapan,” ungkapnya.

Salah satu Anak Binaan mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut. Ia menyebut pengalaman pertamanya memainkan angklung terasa menyenangkan dan menantang karena membutuhkan kekompakan tim agar lagu terdengar indah.

Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa pembinaan di LPKA tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pengembangan minat dan bakat.

“Program pembinaan yang kami hadirkan bertujuan membangun karakter dan kreativitas Anak Binaan. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Ambon sebagai City of Music, sehingga mereka dapat merasakan langsung nilai positif dari seni dan budaya,” tegasnya.

Melalui pelatihan angklung ini, LPKA Ambon berharap Anak Binaan semakin termotivasi untuk mengasah potensi diri, memiliki keterampilan yang bermanfaat, serta siap kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik dan sikap yang positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *