Kota Ambon — Pertumbuhan investor saham di Maluku hanya sekitar 30 persen, menurut Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Maluku. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada potensi besar untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Maluku dalam investasi saham.

Untuk meningkatkan pertumbuhan investor saham, BEI dan pemerintah perlu meningkatkan literasi keuangan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih memiliki tingkat partisipasi rendah seperti Maluku. Program-program edukasi dan promosi investasi saham dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya investasi saham,

Selain itu, pemerintah juga perlu meningkatkan infrastruktur keuangan dan teknologi di Maluku untuk memudahkan masyarakat mengakses pasar saham. Dengan demikian, diharapkan pertumbuhan investor saham di Maluku dapat meningkat dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

hal ini disampaikan  Kepala Bursa Efek Indonesiacab (BEI) ambon Alberto fasamuri dachi saat memberikan paparan Edukasi dan Training of Trainers (ToT) Media Massa Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia,yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa keuangan Provinsi Maluku.pada hari kamis(15/01/2026)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *