0-0x0-0-0#

Ambon – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI) Provinsi Maluku sukses menggelar Ramadhan Leadership Camp yang bertempat di Hotel Alvira, Kamis (11/03/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membentuk karakter pemimpin muda yang amanah, profesional, dan berintegritas, sejalan dengan semangat bulan suci Ramadan.

Ketua Umum BKPMRI Maluku, Ilham Sipautar, dalam sambutannya menekankan urgensi melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki adab luhur, khususnya dalam ruang publik. “Kita berharap kader-kader organisasi ke depan meninggikan adab, khususnya di ruang publik, sebagai karya-karya berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Sipautar.

Lebih lanjut, Sipautar juga menyoroti pentingnya literasi digital dan etika bermedia sosial. Ia mengingatkan seluruh peserta, terutama para pemuda dan adik-adik organisasi, untuk bijak dalam menggunakan platform digital. “Pintar-pintarlah bermedsos. Jangan kita kotori media sosial dengan berbagai isu provokatif, hoaks, dan SARA,” tegasnya, menyoroti maraknya penyebaran informasi negatif yang dapat mengganggu keharmonisan.

Mengusung tema “Transformasi Peran ICMI dan BKPPMI untuk Peradaban Indonesia Harmoni: Kepemimpinan Pemuda, Kecendekiawan, dan Pemerintah Maluku Tumbuh Bersama Indonesia Emas 2045,” kegiatan ini merupakan wujud dukungan BKPMRI terhadap visi pembangunan Provinsi Maluku dan Kota Ambon. “Tema yang kami ambil ini adalah dalam rangka dukungan kami kepada pemerintah provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon untuk membangun harmoni dan sinergi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” jelas Sipautar.

Ramadhan Leadership Camp juga diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peran nyata BKPPMI dalam menjawab berbagai permasalahan yang ada di Kota Ambon dan Maluku. Berbagai pemateri turut hadir mengisi sesi, termasuk perwakilan dari Polda, Kodam, Kementerian Agama, serta unsur terkait lainnya, yang membahas berbagai isu dan harapan pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Ilham Sipautar juga menyampaikan harapan besar agar Kota Ambon dapat menjadi tuan rumah Festival Anak Sholeh (FAS) Nasional ke-13 pada September 2027. “Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah provinsi Maluku terhadap Ambon menjadi tuan rumah Festival Anak Sholeh ke-13 tingkat nasional,” ungkapnya, seraya berharap momentum ini dapat menjadi pendorong peningkatan kualitas baca tulis Al-Qur’an di Maluku.

Sipautar juga mengungkapkan bahwa Presiden RI saat ini adalah Pembina langsung BKPMRI sebelum menjabat presiden. Beliau menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Presiden, termasuk bantuan dua mobil pemelihara masjid untuk Maluku. “Mudah-mudahan di September 2027 beliau bisa hadir bersama-sama di Kota Ambon, sehingga akan ada banyak kebijakan-kebijakan yang mungkin menguntungkan bagi Kota Ambon, Maluku, khususnya termasuk fiskal,” harapnya, menekankan bahwa pembangunan Maluku adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *