Ambon –Suara Manise Momentum Ramadan dimanfaatkan Nusamba Provinsi Maluku bukan sekadar untuk berbagi hidangan berbuka, tetapi sebagai ruang memperkuat harmoni sosial dan memperteguh komitmen membangun Maluku yang damai dan bermartabat.

Dalam kegiatan buka puasa bersama yang mengusung tema “Merajut Hati, Kata dan Sikap Guna Memperkokoh Kebersamaan Membangun Peradaban Maluku Bae yang Bermaslahat dan Harmonis”, Sekretaris Jenderal Nusamba Provinsi Maluku, Janny Parinussa, menegaskan pentingnya membangun kebersamaan melalui keteladanan sikap dan komunikasi yang santun.

Menurutnya, Ramadan menghadirkan kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki hubungan sosial, serta mempererat persaudaraan lintas komunitas di Maluku.

“Buka puasa ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum memperkuat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih baik antar sesama anak negeri,” ungkap Janny.

Ia menekankan bahwa kebersamaan harus dimulai dari hati, tercermin dalam kata, dan diwujudkan dalam sikap sehari-hari. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Maluku Bae yang harmonis dan membawa maslahat dapat benar-benar terwujud.

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku yang hadir sebagai bagian dari keluarga besar Nusamba. Kehadirannya dinilai sebagai simbol dukungan moral terhadap upaya mempererat persaudaraan dan menjaga stabilitas sosial di daerah.

Bagi Nusamba, membangun peradaban tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga penguatan nilai-nilai sosial, etika, serta rasa saling menghormati antar masyarakat.

Ia berharap semangat Ramadan yang menekankan kesabaran, empati, dan kepedulian dapat terus hidup dalam keseharian masyarakat Maluku, sehingga kebersamaan yang terjalin tidak berhenti pada satu momentum, tetapi berkelanjutan dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *