Ambon — Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menyerukan kepada seluruh masyarakat Kota Tual untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Seruan ini disampaikan setelah peristiwa dugaan kekerasan yang melibatkan oknum anggota Brimob dan menyebabkan seorang siswa madrasah meninggal dunia.senin(23/02/0/2026)

Watubun menekankan bahwa situasi harus disikapi dengan kepala dingin dan penuh tanggung jawab, serta tidak boleh berkembang menjadi konflik sosial yang lebih luas. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.

“Kita semua punya tanggung jawab yang sama. Jangan ada yang berjalan sendiri-sendiri. Sinergi adalah kunci agar tidak muncul gesekan yang merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Watubun juga meminta pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan pengurus RT dan RW untuk berperan aktif membangun komunikasi yang sehat di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *