Ambon — Satu tahun memimpin Kota Ambon periode 2025–2029, Wakil Wali Kota Ambon Elly Toysuta menegaskan bahwa pemerintahan bersama Wali Kota Bodewin M. Wattimena tidak berjalan di tempat. Tahun pertama, menurutnya, adalah fase konsolidasi dan peletakan fondasi besar untuk perubahan jangka panjang.

Penegasan itu disampaikan Toysuta dalam konferensi pers bersama sejumlah media di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, Jumat (20/02/2026).

“Tahun pertama ini bukan masa euforia. Ini masa bekerja, membenahi sistem, dan meletakkan dasar. Fondasi sudah kuat. Empat tahun ke depan kita harus lebih agresif,” tegasnya.

Dari 17 program prioritas yang dicanangkan, sektor air bersih menjadi perhatian serius. Pemerintah mencatat 14.580 pelanggan PDAM dengan tambahan 907 pelanggan baru sepanjang tahun pertama.

Rehabilitasi jaringan pipa sepanjang 8.736 meter dilakukan di sembilan titik. Penggantian pompa di wilayah krisis air serta pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Batu Merah menjadi langkah strategis memperkuat suplai. Bahkan, kerja sama distribusi air dengan Pelindo turut ditempuh sebagai solusi jangka pendek dan menengah.

Wilayah Passo, Lateri, dan Halong menjadi fokus intervensi karena selama ini mengalami keterbatasan akses.

“Kami tidak menutup mata terhadap keluhan warga. Air bersih adalah kebutuhan dasar. Itu sebabnya kami bergerak cepat,” ujarnya.

Persoalan sampah diakui sebagai tantangan struktural yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan teknis, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat.

Toysuta bahkan menegaskan komitmen moral pemerintah.

“Daripada beli mobil dinas untuk kami, lebih baik beli mobil sampah. Itu yang lebih dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Namun ia menekankan, keberhasilan pengelolaan sampah tetap bergantung pada kesadaran kolektif warga.

Di sektor infrastruktur, pemerintah melakukan pengaspalan di sejumlah ruas strategis, membangun jembatan lingkungan, memasang lampu jalan di 29 lokasi, serta memperbaiki rumah tidak layak huni melalui berbagai sumber anggaran.

Ratusan rumah telah diverifikasi untuk direhabilitasi. Perbaikan pasar tradisional dan pembangunan fasilitas publik ramah disabilitas juga menjadi bagian dari agenda pembenahan kota.

Sebanyak 715 UMKM mendapatkan pengembangan usaha, 30 UMKM difasilitasi sertifikasi, dan 200 etalase dibagikan. Sebanyak 23 koperasi telah mengantongi legalitas sekaligus lahan pembangunan.

Tak hanya itu, 2.285 pencari kerja telah difasilitasi, termasuk pelatihan khusus bagi penyandang disabilitas. Produk UMKM Ambon juga tampil di pameran nasional, membuka akses pasar lebih luas.

Di sisi fiskal, realisasi PAD 2025 mencapai Rp269,14 miliar. Pemerintah memasang 370 meter air tanah dan 250 alat perekam transaksi pajak online untuk mencegah kebocoran serta memperkuat transparansi.

“Kemandirian fiskal harus dijaga. Setiap rupiah harus jelas manfaatnya untuk rakyat,” tandasnya.

Sebanyak 17 SPPG melayani 46.909 siswa dalam program Makan Bergizi Gratis. Cakupan Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 98,65 persen atau 346.062 jiwa.

Kasus stunting menunjukkan penurunan signifikan, dengan angka terendah sejak 2021 sebanyak 272 kasus. Sementara 836 keluarga miskin menerima bantuan sosial, termasuk paket hari raya, bantuan nelayan, serta dukungan bagi anak terlantar dan penyandang disabilitas.

Kunjungan wisatawan sepanjang 2025 tercatat 102.239 orang dengan tingkat penghunian kamar (TPK) mencapai 41,39 persen.

Festival musik, budaya, dan kuliner digelar sepanjang tahun, melibatkan lebih dari 1.600 UMKM dengan perputaran ekonomi mencapai miliaran rupiah.

Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi, penataan organisasi, dan penguatan sistem merit terus dijalankan. Layanan Call Center 112 tetap aktif menangani laporan darurat warga.

Di akhir konferensi pers, Toysuta menegaskan bahwa pemerintahannya tidak sedang membangun citra, melainkan sistem yang berkelanjutan.

“Kami tidak mencari pujian. Kami membangun pondasi perubahan. Empat tahun ke depan harus lebih cepat, lebih berani, dan lebih berdampak. Ambon harus maju, bersih, dan sejahtera,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *