Ambon – Perayaan Imlek 2026 di Maluku dimaknai lebih dari sekadar doa dan sukacita oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Maluku. Mereka menjadikan momen ini untuk menebar welas asih melalui aksi sosial dan kepedulian lingkungan yang menyentuh langsung masyarakat.
Mengusung tema “Semoga Cahaya Kebijaksanaan Buddha Menuntun Kita pada Kehidupan yang Harmonis, Penuh Welas Asih, dan Kebajikan,” Permabudhi Maluku menggelar serangkaian kegiatan sosial. Ketua Permabudhi Maluku, Aline Pinontoan, menyatakan bahwa tahun baru adalah momen refleksi untuk memperbanyak kebajikan.
Salah satu kegiatan utama adalah pembagian sembako kepada anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Pelita Kasih dan Panti Asuhan Maria Mediatrix di Ambon. Aline menjelaskan bahwa berbagi kebahagiaan ini merupakan simbol nyata semangat welas asih dalam ajaran Buddha.
Selain itu, Permabudhi Maluku juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan melakukan pelepasan satwa ke laut, bersih-bersih lingkungan, serta penanaman pohon. Aline berharap kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi alam dan sesama.
Melalui berbagai aksi ini, Aline berharap masyarakat Maluku dapat merasakan semangat kebersamaan dan optimisme di tahun yang baru, serta mendapatkan berkah dan kebaikan. Perayaan Imlek 2026 di Maluku pun menjadi cerminan bahwa kebijaksanaan dan welas asih diwujudkan dalam tindakan nyata
