Ambon – Pembangunan 43 rumah warga di Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon yang rusak akibat konflik pada 19 Agustus 2025 telah selesai. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melakukan peninjauan langsung terhadap rumah-rumah tersebut pada Kamis (15/1/2026).
Setelah melakukan pemeriksaan di lapangan, kedua pemimpin menyatakan bahwa seluruh rumah sudah siap huni, meskipun masih terdapat beberapa bagian kecil yang memerlukan perbaikan tambahan.
Wali Kota Bodewin M. Wattimena menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang telah memberikan dukungan anggaran sebesar sekitar Rp1 miliar untuk pembangunan kembali rumah-rumah tersebut. “Bantuan ini sangat membantu masyarakat terdampak. Selain dari provinsi, pembangunan juga didukung oleh anggaran kota dan sumbangan dari para pengusaha lokal,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan rumah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan di Desa Hunuth, dengan dibangunnya pos polisi permanen untuk memberikan rasa aman kepada warga.
Sementara itu, Gubernur Hendrik Lewerissa mengungkapkan bahwa meskipun pembangunan fisik telah selesai, hal yang lebih penting adalah terciptanya rasa aman dan perdamaian yang berkelanjutan. “Rumah bisa ada, tetapi tanpa rasa aman, kehidupan masyarakat tidak akan tenang,” katanya.
Gubernur mengajak seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan aparat keamanan, untuk bersama-sama merawat perdamaian agar kejadian serupa tidak terulang. “Mari kita jaga stabilitas ini agar warga dapat hidup dengan tenang dan nyaman,” pungkasnya.(**)
