kantor perwakilan Bank Indonesia menggelar Acara Puncak Qris nasional 2025 khusus untuk kota Ambon. (25/08/25) Bertempat di MCM

Di hadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Propinsi Maluku Andi Muhamad Yusuf.

Yusuf pada awak media katakan bahwa “Apa yang dibuat BI suatu inovasi yang baik sebagai sistem pembayaran untuk itu apa yang diinisiasi itu sangat disupport oleh kami serta seluruh perbankan/lembaga keuangan di Maluku”, tuturnya kepada Pets selesai acara pembukaan.

Saya kira ini suatu langkah dan strategis untuk mendorong yang namanya elektronivikasi digitalisasi bagi pelaku usaha.Yang didalam ada konteks makronya, ini akan mendorong transaksi ekonomi khususnya di aspek konsumsi yang kita tahu bersama. Propinsi Maluku termasuk juga kota Ambon ada di dalamnya.

Semuanya demi untuk dorong pertumbuhan ekonomi oleh konsumsi, sehingga rumah tangga menjadi pendorong lebih tinggi. Dimana mereka bisa untuk lakukan transaksi pembayaran secara digitalisasi. Saya kira, ini penting sekali karena termasuk aspek ekonomi yang di dalamnya mendorong inklusif keuangan.

Menyangkut hal itu aspek literasi keuangan penting sekali karena sering bergeraknya teknologi tentu saja kita harus mengantisipasi yang namanya proses digitalisasi. Untuk dapat menghindari tawaran-tawaran berkedok sesuatu yang ilegal termasuk juga pemahaman dari sisi ketahanan keamanan. Hingga proses digitalisasi ini penting sekali berfikir secara komperhensif dalam konteks kompetensi Perlindungan konsumen.

Dan itu yang menjadi peran kami juga di lembaga keuangan, agar pihak konsumen bisa melakukan pembayaran transaksinya baik dan juga terlindungi. Sehingga dapat untuk mensejahterakan masyarakat, mengakhiri komentarnya Pimpinan OJK Berterimakasih kepada pers selalu membantu berbagai publikasi yang berkaitan dengan keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *